PELAYANAN ADMINISTRASI PENDAFTARAN

Pendaftaran adalah proses registrasi pasien baru maupun lama yang berkunjung ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan dan pengobatan.

PELAYANAN KESEHATAN UMUM

Pelayanann Kesehatan umum merupakan ruang pemeriksaan kesehatan umum oleh dokter yang memiliki kompetensi, yang meliputi observasi dan diagnosa medis, guna mencegah penyakit, melakukan penyuluhan hingga pengobatan.

PELAYANAN KIA/KB

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak / KB adalah pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk pelayanan KB, yang meliputi pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Yang termasuk pelayanan KIA / KB adalah pemeriksaan kehamilan (ANC), Nifas, Pengobatan Bayi & Balita (MTBS), Imunisasi, DDTK, Kesehatan Reproduksi remaja termasuk calon pengantin, dan Pelayanan KB.

PELAYANAN LABORATORIUM

PELAYANAN IVA/IMS

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

PELAYANAN IMUNISASI

PELAYANAN FARMASI

PELAYANAN TB PARU

Pelayanan konsultasi TB paru adalah kegiatan programmer TBC untuk melakukan konsultasi / koordinasi ke Dinas Kesehatan dalam rangka program penanggulangan penyakit TBC.

PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Kesehatan Lingkungan adalah “ Upaya perlindungan, pengelolaan, dan modifikasi lingkungan yang diarahkan menuju keseimbangan ekologi pada tingkat kesejahteraan manusia yang semakin meningkat.”

Tujuan program :

  1. Menanggulangi dan menghilangkan unsur-unsur fisik pada lingkungan sehingga faktor lingkungan yang kurang sehat tidak menjadi faktor risiko timbulnya penyakit menular di masyarakat
  2. Mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat dari ancaman bahaya yang berasal dari lingkungan sehingga tercapai derajat kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat yang optimal,  
  3. Meningkatnya mutu lingkungan hidup serta kemauan dan kemampuan individu, keluarga, dan masyarakat serta pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berwawasan kesehatan.

Sasaranprogram

  1. Tempat tinggal (rumah) penduduk,
  2. Tempat-tempat umum (seperti pasar, restoran, tempat ibadah, sumber air minum penduduk, dan pembuangan air limbah dan sebagainya). Sasaran yang diperiksa pada tempat-tempat umum selain lingkungan fisiknya (pencemaran air, pembuangan sampah dan limbah lainnya), juga pengolahan makanan (food handler)

KONSULTASI GIZI

Gizi adalah zat-zat yang berfungsi sebagai komponen pembangun tubuh untuk mempertahankan dan memperbaiki jaringan-jaringan agar fungsi tubuh manusia berfungsi dan berjalan sebagai mana fungsinya.

Nutrisi atau Zat gizi adalah elemen yang ada pada makanan yang dapat dimanfaatkan secara langsung dalam tubuh seperti vitamin, lemak, karbohidrat, mineral, air dan protein. Zat Gizi merupakan substansi yang diperoleh dari berbagai jenis makanan yang digunakan dalam proses pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan serta perbaikan jaringan tubuh.

Gizi dibagi menjadi dua yaitu zat gizi organik dan zat gizi anorganik. Zat gizi organik terdiri dari protein, karbohidrat, lemak dan vitamin. Sedangkan zat gizi anorganik terdiri dari air dan mineral. Untuk lebih lengkapnya berikut penjelasan macam-macam zat gizi.

Sasaran program :

  1. Meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, cakupan penanganan komplikasi kasus kebidanan, cakupan pembinaan kesehatan anak balita dan usia pra sekolah, cakupan pelayanan ante – post – neonatal. Meningkatnya pelayanan kesehatan remaja di luar sekolah dan pelayanan kesehatan usia lanjut
  2. Menurunnya prevalensi bayi lahir berat badan rendah, gizi kurang pada balita, prevalensi gangguan akibat yodium pada anak , anemia besi dan kurang energi kronis ( KEK )pada ibu hamil
  3. Terbebasnya masyarakat dari kekurangan Vitamin A
  4. Meningkatnya persentase rumah tangga yang menggunakan garam yodium pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI

PROMOSI KESEHATAN

Promosi Kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri serta mengembangkan kegiatan yang bersumberdaya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan (SK Menkes No. 1193/Menkes/SK/X/2014)

Tujuan :

  1. Meningkatkan kerjasama, antar masyarakat, antar kelompok, serta antar lembaga dalam rangka pembangunan berwawasan kesehatan.
  2. Meningkatkan peran serta masyarakat termasuk swasta sebagai subjek atau penyelenggaraan upaya pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan.
  3. Meningkatkan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang efektif dengan mempertimbangkan kearifan lokal.
  4. Meningkatkan keterpaduan pelaksanaan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dengan seluruh program dan sektor terkait, di pusat, provinsi dan kabupaten/kota dengan mengacu kepada rencana strategis kementerian kesehatan.

Sasaran Program :

  1. Peningkatan Tempat-Tempat Umum (TTU), Tempat Pengelolaan Makanan (TPM), yang memenuhi syarat kesehatan
  2. Peningkatan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Sekolah, masyarakat dan desa siaga.
  3. Mempertahankan Posyandu Purnama dan mandiri

Leave a Comment