Pentingnya Vaksinasi Covid-19

Vaksin merupakan produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga aman dan jika diberikan kepada seseorang akan membuat kekebalan tubuh secara aktif terhadap suatu penyakit tertentu. Pemerintah terus...

Jadwal BIAS

JADWAL PELAKSANAAN BIAS DT DAN Td PUSKESMAS MOJOGEDANG I TANGGAL 21 s/d 24 NOVEMBER 2023

Gejala Darah Tinggi (Hipertensi) yang Perlu Diwaspadai

Gejala Darah Tinggi (Hipertensi) yang Perlu Diwaspadai Darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan banyak ditemui di tengah masyarakat, tidak hanya di Indonesia namun hampir diseluruh dunia.   Darah tinggi adalah kondisi...

6 Macam Gangguan yang Dirasakan Saat Stress

Stres adalah bagian dari kehidupan yang tak terhindarkan, dan setiap orang pasti pernah mengalaminya. Banyaknya aktivitas serta masalah yang datang silih berganti, merupakan salah satu alasan yang bisa menyebabkan kita terkena stres.   Meskipun stres merupakan...

Cegah Penyakit Lupus dengan SALURI

Apa itu Penyakit Lupus? Lupus adalah salah satu masalah kesehatan yang termasuk kedalam kelompok Penyakit Tidak menular (PTM) dan bukan termasuk kanker. Lupus adalah penyakit autoimun yang bersifat menahun, namun jika pasien didiagnosis terkena penyakit lupus dan...

Kenali Faktor Risiko HIV/AIDS dan Pencegahannya

Secara umum, Human Immunodeficiency Virus atau HIV merupakan tahap awal dari dari penyakit AIDS. HIV akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga daya tahan tubuh pasien akan melemah dan rentan diserang berbagai penyakit.   Apabila tidak mendapatkan penanganan...

Puskesmas dan Posyandu Prima Untuk Menjaga Masyarakat Tetap Sehat

Jakarta, 8 Maret 2023 Sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat tingkat pertama, puskesmas menjadi ujung tombak untuk menjaga masyarakat tetap sehat. Untuk itu, perlu adanya integrasi layanan primer guna mendukung pemenuhan kebutuhan di posyandu dan puskesmas....

Dianggap Bukan Penyakit, Obesitas Justru Ancam Picu Komplikasi

Jakarta, 6 Maret 2023 Sebagian masyarakat menganggap obesitas bukan penyakit, malahan anak-anak yang gemuk terlihat lucu dan menggemaskan. Padahal obesitas merupakan penyakit dan dapat memicu komplikasi. Obesitas adalah suatu kelainan atau penyakit yang ditandai...

Gejala Penyakit Ginjal Kronis Sering Tidak Terasa, Tiba-tiba Stadium 5

Jakarta, 7 Maret 2023 Gejala penyakit ginjal kronis sering kali tidak terasa di awal, namun seringkali pasien mengeluhkan sakit ginjal setelah di stadium lanjut. Perlu deteksi dini agar penyakit ginjal bisa terdeteksi di stadium awal untuk mencegah terjadinya gangguan...

Jadwal Vaksin Covid-19

Hari : Sabtu Tanggal : 27 April 2024 Jam : 08.00 - 10.30 WIB Tempat : UPT Puskesmas Mojogedang I Vaksin Yang Tersedia :  IndovacHari : Kamis Tanggal : 16 Maret 2023 Jam : 07.30 - 10.30 WIB Tempat : UPT Puskesmas Mojogedang I Vaksin Yang Tersedia : Pfizer, Johnson...
SEJARAH PUSKESMAS MOJOGEDANG 1

Pusat Kesehatan Masyarakat, atau yang disingkat dan lebih dikenal di Indonesia dengan nama Puskesmas, adalah unit pelaksana teknis (UPT) dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja UPT. Sebagai unit fungsional pelayanan kesehatan terdepan dalam unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/ kota, tugasnya adalah menyelenggarakan sebagian tugas teknis Dinas Kesehatan Pembangunan Kesehatan. Maksudnya adalah sebagai penyelenggara upaya kesehatan seperti melaksanakan upaya penyuluhan, pencegahan dan penanganan kasus-kasus penyakit di wilayah kerjanya, secara terpadu dan terkoordinasi. Sementara pertanggung jawaban secara keseluruhan ada di Dinkes dan sebagian ada di Puskesmas.

Sejarah perkembangan kesehatan masyarakat di Indonesia dimulai sejak pemerintahan Belanda pada abad ke-16. Kesehatan masyarakat di Indonesia pada waktu itu dimulai dengan adanya upaya pemberantasan cacar dan kolera yang sangat ditakuti masyarakat pada waktu itu.

Kolera masuk di Indonesia tahun 1927 dan tahun 1937 terjadi wabah kolera eltor di Indonesia. Kemudian pada tahun 1948 cacar masuk ke Indonesia melalui Singapura dan mulai berkembang di Indonesia. Sehingga berawal dari wabah kolera tersebut maka pemerintah Belanda pada waktu itu melakukan upaya-upaya kesehatan masyarakat.

Kemudian pada September 1959, wabah malaria masuk ke Malang. Dengan tekad di dada, malaria ditargetkan terberantas pada tahun 1970.

Puskesmas telah menjadi tonggak periode perjalanan sejarah Dinas Kesehatan Kabupaten di Indonesia. Konsep Puskesmas sendiri diterapkan di Indonesia pada tahun 1969. Perihal diterapkannya konsep Puskesmas ini, pada awal berdirinya, sedikit sekali perhatian yang dicurahkan Pemerintah di Kabupaten pada pembangunan di bidang Kesehatan. Sebelum konsep Puskesmas diterapkan, dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat maka dibangunlah Balai Pengobatan (BP), Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA), yang tersebar di kecamatan-kecamatan. Unit tersebut berdiri sendiri-sendiri tidak saling berhubungan dan langsung melaporkan kegiatannya kepada Kepala Dinas Kesehatan, umumnya unit tersebut dipimpin oleh seorang Mantri (perawat) senior .

Sejalan dengan diterapkannya konsep Puskesmas di Indonesia tahun 1969, maka mulailah dibangun Puskesmas di beberapa wilayah yang dipimpin oleh seorang Dokter Wilayah (Dokwil) yang membawahi beberapa Kecamatan, sedang di tingkat kabupaten ada Dokter Kabupaten (Dukabu) yang membawahi Dokwil. Pelayanan kesehatan yang diberikan Puskesmas tersebut adalah pelayanan kesehatan menyeluruh (komprehensif) yang meliputi pelayanan: pengobatan (kuratif), upaya pencegahan (preventif), peningkatan kesehatan (promotif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif).

Senada dengan diterapkanya konsep puskesmas di indonesia, maka pada tahun 1972 di kabupaten karanganyar tepatnya di kecamatan Mojogedang didirikanlah puskesmas dengan di kepalai oleh seorang dokter wilayah untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat di wilayah MOJOGEDANG I dan beberapa kecamatan di sekitarnya, yang di beri nama sesuai dengan nama wilayah kerja puskesmas yaitu  PUSKESMAS MOJOGEDANG I di kepalai pertama kali oleh dr. Muhtardjo.

Masalah-masalah kesehatan yang ditemukan juga sedemikian banyak, antara lain: Penyakit-penyakit menular (Cacar, Malaria, TBC) masih merajalela dengan incidence dan prevalence yang tinggi. Status gizi terutama pada golongan rawan anak-anak di bawah lima tahun dan ibu hamil atau menyusui masih belum memuaskan. Air minum yang sehat, pembuangan kotoran dan sanitasi perumahan yang sangat tidak memadai. Hal tersebut erat kaitannya dengan kemiskinan yang dicerminkan oleh rendahnya tingkat pendidikan, penghasilan perkapita, produksi perkapita dan konsumsi perkapita (termasuk konsumsi dalam bidang sanitasi, gizi dan pelayanan kesehatan).

Selain hal tersebut masalah ketenagaan, khususnya dokter, perawat gigi, nutrisionis, jumlahnya juga masih terbatas. Disadari bahwa tanpa partisipasi masyarakat secara memadai, tidaklah mungkin keinginan atau tuntutan (demand) masyarakat yang semakin meningkat di bidang kesehatan. Untuk itu pada tahun 1976 dikembangkanlah konsep Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD).

Jadi PKMD bisa dikatakan perpanjangan konsep dari Puskesmas. PKMD adalah bagian integral dari Pembangunan Desa secara keseluruhan. Usaha-usaha PKMD jika dilihat dari kepentingan masyarakat merupakan kegiatan swadaya masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan status kesehatan. Jika dilihat dari kepentingan Pemerintah maka PKMD merupakan usaha untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan baik oleh Pemerintah maupun oleh swasta sebagai “Health Provider” dengan peran serta aktif dari masyarakat sendiri. Diharapkan dengan pelaksanaan PKMD akan menyediakan pelayanan untuk perbaikan hygiene perorangan, kesehatan lingkungan, perbaikan taraf gizi, pengembangan kesadaran untuk hidup sehat, penyuluhan kesehatan, pelayanan kuratif dan preventif termasuk kesejahteraan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana, Imunisasi, Pemberantasan Penyakit Menular, Usaha Kesehatan Sekolah dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan setempat.

Dengan meningkatkan permasalahan permasalahan yang di hadapi masyarakat maka  PUSKESMAS MOJOGEDANG I  menambahkan pelayanan UGD dan Persalinan 24 jam. Serta Pelayanana Fisioterapi pada jam kerja biasa.

Judul Anda Pergi ke Sini

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

Shares